Skip to content
  • Home
  • Solutions
    • Phishing Domain Detection
    • Dark & Deep Web Monitoring
    • Credentials & Data Leak Detection
  • Products
    • Cyber Threat Intelligence
    • Digital Risk Protection
    • Attack Surface Management
  • Blog
placeholder-661-1.png
  • Home
  • Solutions
    • Dark & Deep Web Monitoring
    • Deteksi Domain Phishing
    • Kredensial dan Deteksi Kebocoran Data
  • Produk
    • Attack Surface Management
    • Cyber Threat Intelligence
    • Digital Risk Protection
  • Blog
  • Hubungi Kami
LOGO1
Hubungi Kami

Month: May 2026

May 21, 2026May 21, 2026

Memahami 5 Tahapan Siklus Hidup Threat Intelligence: Strategi Pertahanan Siber Proaktif 2026

Di tengah lanskap ancaman yang semakin kompleks di tahun 2026, memiliki data saja tidaklah cukup. Organisasi membutuhkan Cyber Threat Intelligence (CTI) yang matang untuk mengubah informasi mentah menjadi keputusan strategis yang dapat melindungi aset bisnis. Laporan terbaru dari SOCRadar bertajuk “5 Stages of the Threat Intelligence Lifecycle” menjelaskan bahwa keberhasilan pertahanan siber sangat bergantung pada bagaimana sebuah organisasi menjalankan siklus intelijen yang sistematis. Bagi organisasi di Indonesia, terutama yang mengelola infrastruktur kritis dan data pelanggan dalam skala besar, memahami siklus ini adalah kunci untuk memenuhi standar UU PDP dan menjaga reputasi di mata publik. Apa itu Siklus Hidup Threat Intelligence? Siklus hidup intelijen ancaman adalah proses berulang yang mengubah data mentah menjadi intelijen yang bermakna bagi pengambilan keputusan. Tanpa siklus yang jelas, tim keamanan sering kali terjebak dalam “kebisingan” data yang tidak relevan. 5 Tahapan Utama dalam Siklus Intelijen 1. Planning and Direction (Perencanaan dan Arahan) Ini adalah tahap fondasi. Tim keamanan harus menetapkan tujuan yang jelas: Apa yang ingin kita lindungi? Siapa aktor ancaman yang paling mungkin menyerang sektor kita? Fokus: Menentukan aset prioritas (misalnya: database nasabah, API transaksi). Hasil: Kumpulan pertanyaan intelijen yang spesifik untuk dijawab di tahap berikutnya. 2. Collection (Pengumpulan) Setelah tujuan ditetapkan, tim mulai mengumpulkan data dari berbagai sumber. Di tahun 2026, sumber data tidak hanya berasal dari log internal, tetapi juga dari sumber eksternal yang luas. Sumber: Dark web forums, repositori kode publik, media sosial, hingga traffic jaringan global. Tantangan: Mengelola volume data yang masif agar tidak terjadi kewalahan informasi. 3. Processing (Pemrosesan) Data mentah yang dikumpulkan biasanya tidak terstruktur dan sulit dibaca. Tahap ini mengubah data tersebut ke dalam format yang dapat dianalisis. Aktivitas: Dekripsi data, pembersihan log, hingga pengorganisasian data ke dalam kategori tertentu (seperti alamat IP, domain, atau tanda tangan malware). Teknologi: Penggunaan AI dan Machine Learning sangat krusial di sini untuk memproses data dalam hitungan milidetik. 4. Analysis (Analisis) Di sinilah nilai sebenarnya muncul. Analis keamanan akan memproses data yang sudah rapi untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pada tahap perencanaan. Tujuan: Menemukan pola serangan, mengidentifikasi tren ancaman baru, dan memberikan rekomendasi tindakan. Kualitas: Intelijen yang baik harus tepat waktu, akurat, dan dapat ditindaklanjuti (actionable). 5. Dissemination and Feedback (Penyebaran dan Umpan Balik) Tahap terakhir adalah mendistribusikan hasil analisis kepada pihak yang tepat—mulai dari tim teknis di SOC hingga jajaran direksi (C-level). Format: Laporan teknis untuk admin jaringan dan laporan strategis untuk pengambilan keputusan bisnis. Siklus: Umpan balik dari pemangku kepentingan akan digunakan untuk menyempurnakan tahap “Planning” di siklus berikutnya. Relevansi bagi Organisasi di Indonesia (Era UU PDP & Ketahanan Nasional) Penerapan siklus CTI yang efektif di Indonesia memberikan dampak langsung pada kepatuhan dan ketahanan bisnis: Kepatuhan UU PDP: Deteksi dini melalui CTI memungkinkan perusahaan mengetahui jika ada data pribadi yang bocor sebelum menjadi skandal publik, sehingga tindakan mitigasi dapat diambil sesuai jangka waktu regulasi. Efisiensi Biaya Keamanan: Dengan intelijen yang tepat, perusahaan tidak perlu membuang anggaran untuk ancaman yang tidak relevan, melainkan fokus pada risiko nyata yang menargetkan industri mereka. Sinergi dengan BSSN: Memiliki tim CTI yang matang memudahkan kolaborasi dengan institusi negara dalam memetakan ancaman siber nasional. Membangun Kapabilitas CTI yang Tangguh Bersama iLogo Infralogy Mengelola 5 tahapan siklus intelijen secara manual adalah tantangan besar. Di tahun 2026, organisasi membutuhkan mitra strategis yang memiliki akses ke teknologi intelijen kelas dunia dan pemahaman mendalam tentang lanskap ancaman lokal. iLogo Infralogy (PT. iLogo Infralogy) hadir sebagai mitra strategis IT end-to-end tepercaya di Indonesia. Sebagai spesialis dalam infrastruktur, jaringan, dan keamanan siber yang mengelola berbagai akun strategis BUMN dan swasta bonafit, kami siap membantu Anda mengadopsi platform CTI yang cerdas. Kami mendukung organisasi Anda melalui: Implementasi Platform Threat Intelligence: Kami membantu Anda mengintegrasikan solusi seperti SOCRadar yang mengotomatisasi pengumpulan dan pemrosesan data ancaman secara real-time. Konsultasi Strategis Keamanan Siber: Membantu Anda dalam tahap perencanaan (Planning) untuk memastikan strategi keamanan selaras dengan risiko bisnis dan kewajiban hukum UU PDP. Monitoring dan Analisis Berkelanjutan: Tim ahli kami siap mendampingi organisasi Anda dalam menganalisis ancaman yang muncul di dark web maupun jalur internet publik. Transformasi Keamanan Proaktif: Beralih dari model keamanan reaktif menjadi proaktif dengan memanfaatkan intelijen yang akurat untuk menutup celah sebelum dieksploitasi. Jangan biarkan organisasi Anda bergerak dalam kegelapan. Jadikan iLogo Infralogy sebagai mitra strategis IT Anda untuk membangun pertahanan yang cerdas, berbasis data, dan selalu selangkah lebih maju dari penyerang. Siap mengaktifkan siklus intelijen ancaman di organisasi Anda? Hubungi iLogo Infralogy sekarang untuk konsultasi mendalam mengenai strategi Cyber Threat Intelligence!

Read More
May 21, 2026May 21, 2026

Panduan OSINT 2026: Mengubah Data Publik Menjadi Intelijen Pertahanan yang Proaktif

Di tahun 2026, medan tempur siber tidak lagi terbatas pada apa yang ada di dalam jaringan internal perusahaan. Sebagian besar persiapan serangan dimulai di luar sana—di forum dark web, repositori kode publik, hingga media sosial. Laporan terbaru dari SOCRadar bertajuk “OSINT Tools for Cybersecurity Guide” menyoroti bahwa Open Source Intelligence (OSINT) telah berevolusi dari sekadar teknik investigasi menjadi pilar krusial dalam strategi pertahanan siber modern. Bagi organisasi di Indonesia, terutama yang mengelola infrastruktur kritis dan data publik, memanfaatkan OSINT adalah kunci untuk mendeteksi ancaman sebelum serangan benar-benar terjadi, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap UU PDP. 1. Apa itu OSINT dalam Konteks Keamanan Siber? OSINT adalah praktik pengumpulan dan analisis data yang tersedia secara publik untuk menghasilkan intelijen yang dapat ditindaklanjuti. Dalam keamanan siber, OSINT digunakan untuk melihat organisasi Anda dari perspektif penyerang (adversary view). Mengapa OSINT Sangat Penting Sekarang? Deteksi Kebocoran Data: Menemukan kredensial karyawan atau basis data perusahaan yang tidak sengaja terpapar di internet atau dijual di forum ilegal. Pemetaan Permukaan Serangan: Mengidentifikasi aset digital yang terlupakan (shadow IT), sub-domain yang tidak terjaga, atau port terbuka yang bisa dieksploitasi. Investigasi Aktor Ancaman: Memahami taktik, teknik, dan prosedur (TTP) yang digunakan oleh kelompok peretas yang menargetkan sektor industri tertentu. 2. Alat OSINT Unggulan untuk Tim Keamanan SOCRadar merangkum beberapa kategori alat OSINT yang wajib dimiliki oleh tim Security Operations Center (SOC) modern: A. Alat Pencarian Infrastruktur dan Aset Shodan/Censys: Sering disebut sebagai “mesin pencari perangkat”, alat ini membantu menemukan perangkat IoT, server, dan database yang terhubung ke internet beserta kerentanannya. Maltego: Alat visualisasi data yang luar biasa untuk menghubungkan titik-titik antara alamat IP, domain, nama individu, dan organisasi dalam sebuah grafik hubungan yang jelas. B. Alat Pencarian Repositori dan Konten TheHarvester: Alat yang sangat efektif untuk mengumpulkan email, nama sub-domain, dan virtual host dari berbagai sumber publik guna memetakan jejak digital perusahaan. SpiderFoot: Alat otomatisasi OSINT yang mampu mengintegrasikan ratusan sumber data untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai risiko paparan aset digital secara real-time. C. Intelijen Dark Web dan Media Sosial Organisasi kini memerlukan alat yang mampu memantau Pastebin, GitHub, dan forum tersembunyi untuk mencari penyebutan merek atau kebocoran kode sumber perusahaan. 3. Relevansi OSINT bagi Organisasi di Indonesia (Era UU PDP & BSSN) Penggunaan strategi OSINT di Indonesia tahun 2026 memberikan keuntungan strategis yang nyata: Pemenuhan Mandat UU PDP: Dengan OSINT, perusahaan dapat mendeteksi secara mandiri jika ada data pribadi pelanggan yang bocor ke publik dan segera melakukan mitigasi sesuai jangka waktu yang ditentukan oleh undang-undang. Perlindungan Reputasi BUMN & Sektor Swasta: OSINT membantu mendeteksi kampanye disinformasi atau upaya penipuan (scam) yang mencatut nama perusahaan sebelum memakan banyak korban. Sinergi dengan BSSN: Informasi yang dikumpulkan melalui OSINT dapat menjadi data berharga untuk dibagikan kepada institusi negara guna memperkuat ketahanan siber nasional secara kolektif. 4. Membangun Pertahanan Berbasis Intelijen Bersama iLogo Infralogy Mengelola alat OSINT secara manual bisa menjadi sangat kompleks dan memakan waktu. Di tahun 2026, Anda membutuhkan mitra yang mampu mengubah data publik yang masif menjadi intelijen yang bermakna bagi bisnis Anda. iLogo Infralogy (PT. iLogo Infralogy) hadir sebagai mitra strategis IT end-to-end tepercaya di Indonesia. Sebagai spesialis dalam infrastruktur, jaringan, dan keamanan siber yang mengelola berbagai akun strategis BUMN dan perusahaan bonafit, kami siap membantu Anda membangun kapabilitas Cyber Threat Intelligence (CTI) yang tangguh. Kami mendukung organisasi Anda melalui: 1. Implementasi Platform CTI Terpadu Kami membantu Anda mengadopsi solusi seperti SOCRadar yang mengotomatisasi proses OSINT, memberikan peringatan instan jika ditemukan kebocoran data atau ancaman yang menargetkan organisasi Anda. 2. Pemetaan Permukaan Serangan (Attack Surface Management) Tim ahli kami akan membantu Anda mengidentifikasi dan menutup celah keamanan pada aset digital Anda yang terpapar di internet, memastikan tidak ada pintu masuk bagi penyerang. 3. Konsultasi Kepatuhan UU PDP dan Strategi Siber Menyelaraskan hasil intelijen OSINT dengan kewajiban hukum perusahaan, memastikan Anda selalu selangkah lebih maju dalam melindungi data pribadi dan reputasi perusahaan. 4. Monitoring Dark Web berkelanjutan Memberikan perlindungan 24/7 terhadap penyalahgunaan identitas merek dan penjualan data sensitif di pasar gelap siber. Jangan biarkan organisasi Anda buta terhadap ancaman yang ada di luar sana. Jadikan iLogo Infralogy sebagai mitra strategis IT Anda untuk membangun pertahanan yang cerdas, proaktif, dan selalu waspada. Siap melihat apa yang peretas lihat tentang organisasi Anda? Hubungi iLogo Infralogy sekarang untuk konsultasi mendalam mengenai OSINT dan strategi Cyber Threat Intelligence!

Read More
May 5, 2026May 5, 2026

Sorotan Utama Patch Tuesday April 2026

Laporan SOCRadar mengenai Patch Tuesday April 2026 menyoroti urgensi bagi tim IT untuk segera melakukan pembaruan sistem. Bulan ini, Microsoft merilis perbaikan untuk sejumlah kerentanan, termasuk beberapa Zero-Day vulnerabilities yang telah dieksploitasi secara aktif di lapangan. Ancaman ini memungkinkan penyerang untuk melakukan eksekusi kode jarak jauh (Remote Code Execution) hingga eskalasi hak akses (Privilege Escalation). Berikut adalah analisis teknis mengenai kerentanan utama di bulan April 2026 dan bagaimana PT. iLogo Infralogy membantu Anda melakukan manajemen kerentanan secara solutif.   Bulan ini ditandai dengan ditemukannya kerentanan kritis yang menargetkan komponen inti Windows dan aplikasi produktivitas. 1. Kerentanan Zero-Day (Exploited Active) Penyerang telah menemukan cara untuk melewati fitur keamanan Windows sebelum tambalan (patch) tersedia. Vektor Serangan: Biasanya melalui lampiran email atau situs web yang berbahaya. Dampak: Penyerang dapat memperoleh kontrol penuh atas perangkat target tanpa memerlukan interaksi pengguna yang signifikan. 2. Remote Code Execution (RCE) pada Windows Server Terdapat celah pada protokol jaringan (seperti SMB atau RPC) yang memungkinkan peretas mengirimkan paket data khusus untuk menjalankan perintah ilegal pada server. Ini sangat berbahaya bagi infrastruktur data center dan hybrid cloud. 3. Escalation of Privilege (EoP) Beberapa bug memungkinkan pengguna dengan hak akses rendah (seperti akun tamu atau karyawan biasa) untuk naik menjadi sistem administrator (SYSTEM/Root). Di era serangan internal dan pencurian identitas, celah EoP adalah target utama bagi pelaku siber untuk menyebarkan Ransomware. Mengapa Patching Sering Tertunda? Meskipun Patch Tuesday adalah agenda rutin, banyak organisasi di Indonesia mengalami hambatan teknis seperti: Kompleksitas Infrastruktur: Kekhawatiran bahwa patch baru akan menyebabkan ketidakcocokan (conflict) dengan aplikasi lama (legacy). Kurangnya Visibilitas: Tidak tahu perangkat mana saja yang belum diperbarui di seluruh jaringan. Keterbatasan SDM: Proses pengujian dan penyebaran tambalan secara manual yang memakan waktu lama. Strategi Manajemen Kerentanan dari SOCRadar SOCRadar menekankan pentingnya pendekatan Extended Threat Intelligence dalam menghadapi Patch Tuesday: Prioritas Berbasis Risiko: Fokus pada kerentanan yang memiliki skor CVSS tinggi dan sudah memiliki eksploitasi aktif. Monitoring Dark Web: Memantau apakah kerentanan yang baru dirilis sudah mulai diperjualbelikan atau didiskusikan oleh aktor ancaman di forum gelap. PT. iLogo Infralogy: Partner Solutif Manajemen Kerentanan Anda Menghadapi ancaman Zero-Day di tahun 2026 memerlukan kecepatan dan ketepatan. PT. iLogo Infralogy hadir sebagai partner IT terbaik di Indonesia untuk memastikan infrastruktur Anda selalu terlindungi dengan manajemen patching yang cerdas. Keunggulan Layanan PT. iLogo Infralogy: Vulnerability Management Service: Kami membantu Anda melakukan pemindaian menyeluruh untuk mengidentifikasi perangkat yang rentan terhadap bug April 2026 dan memberikan rekomendasi prioritas perbaikan. Automated Patch Deployment: Tim ahli kami membantu mengimplementasikan solusi otomatisasi sehingga pembaruan keamanan dapat disebarkan secara cepat dan merata tanpa mengganggu operasional bisnis. Pengujian Kompatibilitas: Sebelum penyebaran luas, kami membantu melakukan simulasi untuk memastikan patch tidak mengganggu stabilitas aplikasi kritis Anda. Dukungan Teknis Lokal yang Responsif: Sebagai partner IT paling solutif, kami menyediakan pendampingan teknis langsung untuk menangani masalah pasca-update atau jika terdeteksi aktivitas mencurigakan akibat Zero-Day. Kesimpulan: Jangan Berikan Waktu bagi Peretas Patch Tuesday adalah perlombaan melawan waktu antara admin IT dan peretas. Dengan wawasan dari SOCRadar Indonesia dan eksekusi profesional dari PT. iLogo Infralogy, Anda dapat memastikan organisasi Anda tetap selangkah di depan para pelaku siber. Apakah infrastruktur Anda sudah siap menghadapi ancaman Zero-Day bulan ini? Hubungi PT. iLogo Infralogy hari ini untuk mendapatkan layanan audit keamanan dan bantuan implementasi Patch Tuesday April 2026. Mari bangun sistem IT yang cerdas, aman, dan solutif bersama kami! PT. iLogo Infralogy – Memberikan Kepastian Keamanan dan Stabilitas Infrastruktur IT Anda.

Read More
May 5, 2026May 5, 2026

Dasar-Dasar Pemindaian Nmap

Dalam dunia keamanan siber dan administrasi jaringan, Nmap (Network Mapper) tetap menjadi alat standar emas untuk eksplorasi jaringan dan audit keamanan. Panduan dari SOCRadar merangkum perintah-perintah krusial yang memungkinkan profesional IT memetakan infrastruktur mereka, menemukan celah keamanan, dan memahami permukaan serangan (attack surface). Berikut adalah ringkasan teknis perintah Nmap yang paling sering digunakan, serta bagaimana PT. iLogo Infralogy membantu Anda menerjemahkan hasil pemindaian ini menjadi strategi pertahanan yang solutif.   Nmap bekerja dengan mengirimkan paket khusus ke target dan menganalisis responsnya untuk menentukan status host, port yang terbuka, serta layanan yang berjalan. 1. Pemindaian Target Tunggal & Rentang IP Target tunggal: nmap 192.168.1.1 Beberapa target: nmap 192.168.1.1 192.168.1.2 Rentang IP (Subnet): nmap 192.168.1.0/24 (Memindai seluruh jaringan kelas C). 2. Pemindaian Port (Port Scanning) Port spesifik: nmap -p 80,443 192.168.1.1 Rentang port: nmap -p 1-1000 192.168.1.1 Semua port (65535): nmap -p- 192.168.1.1 (Penting untuk menemukan layanan tersembunyi). Teknik Pemindaian Lanjutan (Advanced Scanning) Berdasarkan panduan SOCRadar, teknik berikut sangat vital untuk deteksi yang lebih mendalam: 3. Deteksi Layanan & Sistem Operasi Service Version Detection: nmap -sV 192.168.1.1 (Mengetahui versi aplikasi yang berjalan, misal Apache 2.4.50). OS Fingerprinting: nmap -O 192.168.1.1 (Mendeteksi apakah target menggunakan Windows, Linux, atau IoT). Agresif (A-Scan): nmap -A 192.168.1.1 (Kombinasi deteksi OS, versi, skrip pelacakan, dan traceroute). 4. Teknik Menghindari Deteksi (Stealth Scanning) TCP SYN Scan (Half-Open): nmap -sS 192.168.1.1 (Lebih cepat dan tidak meninggalkan jejak koneksi penuh di log aplikasi). UDP Scan: nmap -sU 192.168.1.1 (Untuk layanan seperti DNS, DHCP, dan SNMP). Fragmentasi Paket: nmap -f 192.168.1.1 (Membagi paket untuk melewati firewall atau IDS/IPS yang kurang canggih). Nmap Scripting Engine (NSE) Salah satu fitur terkuat Nmap adalah NSE, yang memungkinkan otomatisasi tugas-tugas kompleks: Deteksi Kerentanan (Vulnerability): nmap –script vuln 192.168.1.1 (Memeriksa apakah target memiliki kerentanan publik yang dikenal). Pemeriksaan Malware: nmap –script malware 192.168.1.1 Brute Force: nmap –script auth 192.168.1.1 (Menguji kekuatan kredensial layanan seperti SSH atau FTP). Mengapa Visibilitas Jaringan Sangat Penting Bagi Organisasi? Memahami apa yang ada di jaringan Anda adalah langkah pertama dalam Zero Trust Architecture. Tanpa pemindaian rutin, perangkat ilegal (Rogue Devices) atau layanan yang tidak terproteksi dapat menjadi pintu masuk bagi Ransomware atau serangan AI di tahun 2026. PT. iLogo Infralogy: Partner Solutif untuk Keamanan Jaringan Anda Memahami perintah Nmap hanyalah permulaan. Tantangan sebenarnya adalah menganalisis ribuan data hasil pemindaian dan menentukan prioritas perbaikan. PT. iLogo Infralogy hadir sebagai partner IT terbaik di Indonesia untuk membantu Anda mengelola visibilitas jaringan secara profesional. Keunggulan Layanan PT. iLogo Infralogy: Vulnerability Management Terpadu: Kami tidak hanya melakukan pemindaian; kami membantu Anda menginterpretasikan hasil Nmap dan melakukan patching atau penguatan konfigurasi (hardening) secara sistematis. Audit Jaringan & Kepatuhan: Kami memastikan infrastruktur jaringan Anda selaras dengan standar internasional dan regulasi lokal seperti UU PDP. Implementasi Firewall & IDS/IPS: Tim ahli kami membantu mengonfigurasi perangkat keamanan agar mampu mendeteksi dan memblokir upaya pemindaian berbahaya dari pihak luar. Dukungan Teknis Proaktif: Sebagai partner IT paling solutif, kami memberikan pendampingan berkelanjutan bagi tim IT Anda untuk memastikan visibilitas jaringan tetap optimal 24/7. Kesimpulan: Kuasai Jaringan Anda Sebelum Pihak Lain Melakukannya Pengetahuan tentang alat seperti Nmap memberikan Anda keunggulan dalam pertahanan siber. Dengan memadukan wawasan teknis dari SOCRadar Indonesia dan eksekusi profesional dari PT. iLogo Infralogy, Anda dapat mengubah jaringan yang rentan menjadi benteng digital yang tangguh. Ingin memastikan tidak ada “celah tersembunyi” di jaringan perusahaan Anda? Hubungi PT. iLogo Infralogy hari ini untuk konsultasi mendalam mengenai audit keamanan jaringan dan manajemen aset IT. Mari bangun infrastruktur IT yang cerdas, aman, dan solutif bersama kami! PT. iLogo Infralogy – Memberikan Visibilitas dan Keamanan Maksimal bagi Aset Digital Anda.

Read More

Recent Posts

  • Memahami 5 Tahapan Siklus Hidup Threat Intelligence: Strategi Pertahanan Siber Proaktif 2026
  • Panduan OSINT 2026: Mengubah Data Publik Menjadi Intelijen Pertahanan yang Proaktif
  • Sorotan Utama Patch Tuesday April 2026
  • Dasar-Dasar Pemindaian Nmap
  • Laporan Intelijen Ancaman Identitas: Bagaimana Malware Menjadi Mesin Pencuri Kredensial Massal

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • September 2024

Categories

  • Blog
  • Uncategorized

SocRadar Indonesia adalah bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi SoC Radar. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

AKR Tower – 9th Floor
Jl. Panjang no. 5, Kebon Jeruk
Jakarta Barat 11530 – Indonesia

  • socradar@ilogoindonesia.id